Kesalahan Memilih Model Bisnis di Era Pandemi Covid19

Kesalahan Memilih Model Bisnis di Era Pandemi Covid19

Di masa sulit seperti ini, permintaan pasar mulai menurun. Mereka yang sebelum nya tidak ragu membeli kebutuhan sekunder (kosmetik, pakaian, hingga cemilan) karena ada uang berlebih, kini mulai berhemat.

Dengan adanya kondisi semacam itu, para penjual (khusus nya yang tidak menjual kebutuhan pokok seperti sembako), pendapatan nya mulai menurun.

Permintaan pasar menjadi menurun. Di sisi lain, orang- orang yang terkena PHK mencoba membangun usaha baru. Tanpa mereka sadari mereka telah salah memilih model bisnis.

Bagai memancing menggunakan lebih banyak kail di sungai yang ikan nya sudah hamper habis. Sebanyak apapun kail (pancing) yang digunakan, ikan yang di dapatkan tidak akan bertambah.

Solusi atas hal ini adalah membangun suatu bisnis yang mengikuti trend saat ini. Meskipun ekonomi menurun, tetapi perusahaan farmasi dan perusahaan pembuat masker, omset nya justru menjadi naik.

Salah satu jenis usaha yang model bisnis nya melakukan counter di masa pandemic Covid19 ini adalah Edu Digime Bay. Karena bisnis tersebut menggarap model baru yang disesuaikan dengan kondisi Sekarang.

Edu Digime Bay memberikan pelayanan magang secara online/ remote. Dimana sebelum nya, magang atau internship dilakukan dengan cara datang langsung ke kantor untuk melakukan aktivitas kerja.

Di waktu pandemic seperti sekarang, orang cenderung melakukan social distancing (menghindari kerumunan). Dan model bisnis Edu Digime Bay ini memberikan kebutuhan mereka. Menyediakan magang secara remote, tanpa perlu ke kantor.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments