Arus Kas

Pengertian

Arus kas (sebelum nya bernama: Laporan Usaha) atau Laporan Arus Kas (Cash Flow) adalah laporan mengenai pemasukan, pengeluaran, keuntungan, dan segala hal yang berhubungan dengan keuangan dalam startup yang di danai oleh Investor.

Disini Anda bisa melihat perhitungan arus kas atas keuntungan bersih, pengeluaran yang telah terjadi, gaji anggota, dll. Semua disajikan secara ringkas (overview) saja. Untuk penjelasan yang lebih banyak, bisa dilihat pada masing- masing items yang ada di Laporan Performa.

Latar Belakang

Untuk mengetahui rugi/ laba dalam sebuah usaha, diperlukan perhitungan- perhitungan mengenai keuangan yang terjadi di dalam bisnis tersebut. Perhitungan lain tersebut (dalam sistem Finance kami) telah kami tempatkan secara terpisah di section Laporan Performa.

Untuk hasil akhir perhitungan lain tersebut, kami tampilkan di dalam laporan arus kas ini. Dengan tampilan perhitungan sederhana tersebut, kami harapkan bisa lebih dimengerti oleh investor.

Historis Revisi

Terdat perbedaan tampilan dan atas laporan arus kas yang lama (sebelum 2020) dengan yang baru (awal 2020). Adapun utu adalah:

  1. Tidak adanya Bottom Tab mengenai penjelasan lain nya (Salary, Expense, dsb). Bottom Tab ini telah dipindahkan ke masing- masing tombol performa yang dibuat terpisah dengan laporan Arus Kas.
  2. Bottom Tab diganti dengan urutan bulan.
  3. Revisi sebelum nya bisa dilihat disini: Dokumen Revisi- Arus Kas.

 

Pembacaan Konten

Modal

  • Saldo Awal: Sisa modal di bulan sebelum nya.
  • Gaji (Dev): Disebut juga dengan Gaji Development atau gaji pembangunan/ pengembangan. Adalah gaji semua karyawan yang mengerjakan kegiatan pengembangan.
  • Expense (Dev): Disebut juga dengan Expense Development atau Pengeluaran untuk keperluan pembangunan/ pengembangan. Semua pengeluaran yang digunakan untuk menjalankan aktivitas pembangunan/ pengembangan.
  • Alokasi Kerugian: Nominal kerugian yang disebabkan karena tindakan operasional yang gagal mendapatkan keuntungan. Nilai ini muncul apabila status pada kolom Alokasi Kerugian (section Net Profit) adalah “Yes”.
  • Saldo akhir: Sisa modal (dana investor) di bulan ini. Rumusan: Sisa pendanaan di bulan sebelum nya, dikurangi dengan pengeluaran development (Gaji Dev+ Expense Dev) dan (bila ada) alokasi kerugian juga.

Net Provit

  • Gross Profit: Nama lain nya adalah Keuntungan Kotor. Ini adalah keuntungan yang belum dikurangi dengan pengeluaran apapun. Total semua keuntungan ini bisa di lihat perhitungan nya di dalam situs startup yang Anda danai. Biasanya, nominal keuntungan ini sudah bisa langsung di lihat tiap bulan nya (tanpa perlu perhitungan lagi untuk mengetahui nya).
  • Gaji (OP): Disebut juga dengan Gaji Operational. Gaji semua karyawan yang mengerjakan kegiatan Operational.
  • Expense (OP): Disebut juga dengan Expense Operational atau Pengeluaran Operasional. Semua pengeluaran yang digunakan untuk menjalankan aktivitas kerja operasional.
  • Hasil 1: Perhitungan Gross Profit- (Gaji OP+ Expense OP).
  • Alokasi Kerugian: Status kerugian pada kegiatan operasional yang terjadi di bulan yang dimaksud. Bila arus kas yang terjadi adalah “Minus”, maka bisa dianggap bahwa bisnis tersebut sedang mengalami kerugian. Status di kolom ini akan berubah menjadi “Yes”, yang berarti: Gros Profit lebih kecil daripada Gaji OP+ Expense OP.
  • Alokasi Hutang: Potongan dari Net profit (keuntungan bersih) yang digunakan (sesuai persentase yang telah ditentukan), untuk membayar hutang yang dialami oleh startup tersebut. Informasi lain tentang hal ini bisa di dapatkan disini: Debt.
  • Hasil 2: Profit bersih yang di dapatkan oleh startup tersebut di bulan ini.

PPH

Ini adalah tampilan data PPH antara Pengelola dan Investor. Nilai persentase yang ditampillkan akan tergantung dari SPK (Surat Perjanjian Kerjasama) yang telah di sepakati [Gambar 1.1]. Pelajari selengkapnya disini: PPH (Persentase Pembagian Hasil).

  • Nama Pihak: Hanya ada dua pihak yang mendapatkan pembagian hasil usaha, yaitu: Investor dan Pengelola. Jadi, perhitungan yang dilakukan adalah antara kedua belah pihak tersebut [Gambar 1.2]
  • Persentase: Ini adalah ketetapan yang telah ditetapkan di SPK yang sebelum nya telah di tanda tangani oleh investor dan pengelola. Dalam SPK tersebut, tertera ketentuan mengenai; Pengelola mendapatkan persentase pembagian hasil (PPH) berapa persen, sedangkan mendapatkan PPH berapa persen [Gambar 1.3].
  • Jumlah: Nilai nominal ini adalah nominal jumlah dana dari pembagian PPH yang terjadi. Nominal ini harus di hitung jumlah nya, agar nanti nya bisa di bagi lagi ke dalam perhitungan multi investor [Gambar 1.4].
Gambar 1

ROI

  • Modal terkumpul: Jumlah pendanaan yang didapatkan oleh Startup tersebut dari mulai pertama kali pada putaran pendanaan atau Round yang dimaksud, hingga pada bulan tersebut. Pendanaan yang di dapatkan diluar STASASHI juga harus dimasukan juga disana.
  • ROI Bulan ini: Nilai ROI dari startup tersebut di bulan yang dimaksud.
  • Pendapatan Investor: Jumlah pendapatan yang diperoleh Investor.
    • Catatan: ROI secara umum nya, harus nya di hitung dengan perbandingan keuntungan bersih usaha (keuntungan dari Founder dan Investor). Namun, dikarenakan kami ingin menyajikan data ROI untuk investor saja sebagai perhitungan bagi mereka yang akan berinvestasi, maka ROI ini dihitung dengan menggunakan perbandingan profit investor saja.
  • ROI bulan sebelum nya: ROI yang di dapatkan di bulan sebelum nya. Nilai ini di tampilkan di bagian ini untuk digunakan sebagai perbandingan melihat angka SD (Standar Deviasi) atas ROI yang terjadi.
  • Standart Deviasi: Grafik atas naik turun nya ROI yang terjadi antara bulan ini dengan ROI bulan sebelum nya.
  • Catatan:
    • Bagi yang belum mengerti mengenai ROI, silahkan lihat definisi nya disini: Kamus- ROI.

PHU (Pembagian Hasil Usaha)

 

Tindakan Penting

Melakukan validasi laporan dari Pengelola

Pengelola atau Founder yang mendapatkan pendanaan dari investor, harus mengirimkan laporan bulanan mengenai performa yang terjadi di startup nya. Laporan bulanan tersebut tidak hanya berisi laporan kejadian yang terjadi atau aktivitas kerja yang dilakukan, tetapi harus berisi laporan arus kas dan file- file lampiran pembuktian nya. Laporan tersebut nantinya akan divalidasi oleh pihak STASASHI.

 

Tanya Jawab

Cara Melihat Pendapatan Bulan ini

Perihal mengenai transferan PPH di bulan ini, Anda bisa secara lengkap nya mengunjungi laporan arus kas, kemudian lihat di bagian PPH Investor. Disana terdapat jumlah PPH yang Anda dapatkan di bulan ini. Itulah cara untuk mengetahui PPH yang Anda dapatkan. Anda bisa melihat terdapat transferan atau tidak di bulan ini, dari laporan tersebut. Dengan melihat laporan arus kas secara langsung, Anda bisa melihat laporan- laporan lain nya juga, seperti laporan perofma, historis chat, dll.

Hukuman apa yang bisa dilakukan pihak STASASHI atas Bisnis yang tidak mengikuti ketentuan

Penjelasan di dalam halaman ini hanya berlaku untuk Listing Bisnis STAR SHARE saja. Bisnis STAR SHARE harus mengikuti ketentuan dalam hal manajemen, laporan, jadwal, dll. Bila terdapat bisnis yang tidak bisa mengikuti ketentuan tersebut, maka pihak STASASHI akan memberikan Surat Peringatan kepada Pengelola utama bisnis tersebut.

Surat Peringatan tersebut berupa teguran. Kita mesti menyadari juga, dalam dunia bisnis (khusus nya bisnis StartUp), banyak trial dan error yang perlu dilalui. Sehingga, pihak STASASHI pun harus memberikan toleransi juga kepada Pengelola.

Namun, tetap saja, aturan dan ketentuan itu harus dijalankan. Apabila Surat Peringatan pertama telah dilayangkan, dan kemudian terdapat kesalahan kembali, maka Surat Peringatan (SP) kedua pun akan dilayangkan lagi. Hal ini berlaku seterusnya, hingga SP ke-5.

Apabila SP5 sudah dilayangkan, maka pihak STASASHI akan berdiskusi dengan pihak STAR SHARE dalam wacana mengganti Pengelola yang baru, dan mengambil seluruh sistem bisnis yang ada pada StartUp yang bermasalah tersebut.