Jenis Investasi

Jenis Investasi Berdasarkan Resiko

Resiko Ditanggung Investor (RDI)

Ini adalah keadaan dimana ketika Anak Perusahaan yang Anda danai bangkrut (meskipun kemungkinan nya sangat kecil), maka semua modal yang Anda berikan ikut hilang bersama dengan tumbang nya usaha tersebut. Meskipun begitu, jenis resiko usaha ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan nya sebagai berikut:

Resiko Ditanggung Investor adalah keadaan dimana apabila usaha yang di danai tersebut bangkrut, kerugian nya akan ditanggung oleh pihak Investor dan Pihak Pengelola. Jika Anda bertanya- tanya, mengapa investor harus ikut menerima kerugian yang terjadi ketika usaha tersebut bangkrut, berikut adalah penjelasan dari kami:

  • Alasan Dikarenakan usaha ini adalah bergerak dalam bisnis internet, dengan beberapa kesulitan khusus dibawah ini:
  • Perlu adanya pemberdayaan (training) kepada calon pekerja secara khusus, untuk mendapatkan SDM dengan biaya yang murah. Karena bila mengambil tenaga kerja sarjana komputer S1 atau S2, gaji yang mereka minta sangatlah tinggi (mencapai 2X UMR).
  • Manajemen bisnis ini membutuhkan keterampilan khusus (kombinasi dari programer, manajemen, akuntansi dan spesialis SEO) dan perhitungan yang sangat cermat untuk mengelolanya.
    • Dan mengingat telah tersedia nya sumber daya yang kuat untuk membuat pendirian perusahaan ini berjalan dengan sukses seperti dibawah ini:
    • Telah adanya sistem manajemen yang bisa di implementasikan dengan baik kepada perusahaan yang akan di dirikan.
    • Telah adanya SDM berpengalaman yang bisa membantu membangun sistem kerja dengan baik.
    • Sistem manajemen telah dilengkapi dengan beragam sistem laporan (keuangan, performa anggota, rekam penjualan yang terjadi, dll).
  • Dan mengingat adanya keadaan khusus dibawah ini
    • Penggunaan dana akan lebih dipakai untuk tenaga pembuatan sistem kerja (training kepada SDM baru, sistem manajemen, sistem administrasi, pembuatan jalur & jaringan internet marketing), dan bukan untuk modal pembelian barang dagangan. Sehingga besaran modal bukan faktor utama yang bisa menentukan keberhasilan pendirian perusahaan, melainkan pengetahuan khusus yang dimiliki Manajer lah yang paling memiliki porsi besar dalam meraih keberhasilan.
    • Maka, kami merasa pengetahuan khusus, tenaga dan sumber daya yang telah dipersiapkan sebelum datang nya modal, yang akan dicurahkan untuk pembangunan perusahaan ini, bernilai sangat tinggi.
    • Apabila pendirian perusahaan ini mengalami kegagalan –meskipun hal ini sangat kecil kemungkinan nya untuk terjadi karena telah ada persiapan sangat matang dalam melakukan nya, maka kerugian materi (modal dana) akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak Pemberi Modal (investor). Yang dimana pihak Pengelola juga ikut menanggung kerugian nya sendiri, atas hilang nya waktu dan tenaga yang telah habis dicurahkan dalam pembangunan Perusahaan ini.

Kami tidak bisa menerima kesepakatan pengembalian dana pemodal karena kami sudah bekerja keras membuat sistem manajemen yang kuat sebelumnya. Kami telah menginvestasikan banyak sekali waktu dan tenaga yang jika di uangkan, nilai nya tidaklah sedikit.

Kesimpulan: Kerugian meterial akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak penanam Modal, dan kerugian waktu dan tenaga akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak Pengelola.

Resiko Ditanggung Pengelola (RDP)

Ini adalah keadaan dimana ketika Anak Perusahaan yang Anda danai bangkrut (meskipun kemungkinan nya kecil), maka semua modal yang Anda berikan akan dikembalikan sepenuhnya, sesuai ketentuan yang ada SPK yang di tanda tangani oleh pihak Investor dan Pengelola.

Perlu dipahami, ini bukan pendirian usaha sederhana seperti membuat warung makan atau cucian mobil. Diperlukan koordinasi yang sangat tepat dan manajemen yang cermat dan SDM dengan kemampuan khusus untuk mengerjakan nya. Sehingga, atas dasar kesulitan tersebut, kami merasa perlu untuk mendapatkan pembagian hasil seperti yang dituliskan di setiap halaman Portfolio Anak Perusahaan yang Anda pilih.

Modal besar tidak terlalu berpengaruh dalam kesuksesan pendirian usaha seperti: Pembuatan software dan ecommerce (seperti ini). Jadi, jangan diasumsikan seperti pendirian usaha toko kelontongan, jika modal banyak, bisa membeli dagangan dengan harga murah karena jumlah pembelian nya banyak, dan peluang keberhasilan menjadi lebih besar karena bisa menjual barang dengan harga lebih murah dari para pesaing toko kecil.

Kami menganggap kesulitan dalam mendirikan bisnis ini sangatlah besar. Sehingga, modal besar yang mungkin Anda berikan tidak akan banyak berpengaruh pada kesuksesan pendirian usaha ini.

 

Jenis Investasi Berdasarkan Skala

Small Investment

Small Investment atau Investasi kecil atau investasi skala small adalah fitur yang kami buat bagi Anda yang ingin berinvestasi dengan kisaran dana 200 ribu s/d 1 juta rupiah. Hal ini sangat cocok bagi Anda yang ingin melihat performa tindakan tim dari startup yang Anda ingin danai, sebelum memutuskan untuk berinvestasi dengan modal yang besar. Kelemahan dari fitur ini adalah ketika sebuah anak usaha telah mencapai jumlah modal yang diperlukan, kemudian jalur investasi anak usaha tersebut ditutup, tidak akan ada lagi peluang bagi Anda untuk memberikan permodalan disana.

Catatan: Small Investment sudah ditutup

Medium Investment

Medium Investment atau Investasi menengah atau investasi skala menengah adalah fitur yang kami buat bagi Anda yang ingin berinvestasi dengan kisaran dana 2 juta s/d 5 juta rupiah. Hal ini sangat cocok bagi Anda yang memiliki dana berlebih, dan sama sekali tidak berminat untuk berinvestasi dengan skala Small -karena adanya uang berlebih yang Anda miliki tadi. Kelemahan dari fitur ini adalah hampir sama seperti investasi skala small; ketika sebuah anak usaha telah mencapai jumlah modal yang diperlukan, kemudian jalur investasi anak usaha tersebut ditutup, tidak akan ada lagi peluang bagi Anda untuk memberikan permodalan disana.

Catatan: Medium Investment sudah ditutup

Large Investment

Large Investment atau Investasi besar atau investasi skala besar adalah fitur yang kami buat bagi Anda yang ingin berinvestasi dengan kisaran dana 6 juta s/d tak terhingga. Hal ini sangat cocok bagi Anda yang memiliki dana berlebih, dan siap dengan segala resiko yang ada, dan tidak terlalu mempermasalahkan tentang kerugian, karena Anda menganggap kerugian adalah konsekuensi tak terhindarkan dari bisnis. Kelebihan investasi ini adalah investor akan menjadi pionir pemegang saham yang besar, dan harga saham tersebut akan menjadi ratusan atau ribuan berkali lipat dari modal yang di investasikan di awal, apabila startup yang di danai tersebut sukses. Kelemahan dari fitur ini adalah apabila startup yang di danai tersebut gagal, maka investor pun akan merugi cukup banyak. Meskipun investor tersebut memilih jenis investasi RDP (Resiko ditanggung Pengelola), tapi dia tetap harus menunggu Founder mengangsur dana tersebut dalam waktu yang lama juga.

 

Kekurangan dan Kelebihan RDI dan RDP

RDI

  • Kelebihan:
    • Mendapatkan pembagian hasil cukup besar, dan lebih banyak daripada Investor Model Jaminan Modal kembali / Resiko Ditanggung Pengelola.
    • Mendapatkan persentase pembagian saham. Apabila Anak Perusahaan yang di danainya Go Public, maka dia bisa menjual saham nya dengan nilai berkali- kali lipat.
    • Ikut menjadi pemilik usaha. Apabila ditanya oleh orang lain, Investor bisa mengatakan kalau dia ikut memiliki anak perusahaan (yang di danai nya) tersebut.
    • Perasaan takut atas hilang nya modal dikarenakan usaha tumbang, sebenarnya prosentase nya sangat kecil sekali. Jarang ada (dan hampir tidak ada catatan yang terjadi sebelumnya) tentang adanya anak perusahaan milik STAR SHARE yang tumbang dan bangkrut.
  • Kekurangan:
    • 1 Apabila anak usaha yang di danai nya tersebut bangkrut, maka modal nya akan dianggap hangus bersama bangkrutnya usaha/ bisnis tersebut.

RDP

  • Kelebihan:
    • Apabila usaha yang di danai nya tersebut tumbang, maka modal yang telah diberikan nya akan dikembalikan 100% (sepenuhnya), atau sedikit lebih besar, sesuai Ketentuan yang berlaku disini: Ketentuan Investasi
  • Kekurangan:
    • Tidak mendapatkan persentase pembagian saham karena bukan ikut serta secara langsung dalam membangun anak usaha yang dibiayai.
    • Tidak bisa ikut menjadi pemilik usaha. Apabila ditanya oleh orang lain, Investor tidak bisa mengatakan kalau dia ikut memiliki anak perusahaan. Jikalau dia tetap melakukan nya, hal ini adalah sesuatu yang memalukan (karena dia tidak memiliki saham atas perusahaan tersebut).
    • Pembagian hasil relatif kecil jika dibandingkan dengan Investor Model Modal Penuh atau Resiko Ditanggung Investor

 

 

Kekurangan dan kelebihan setiap jenis skala investasi

DeskripsiSmallMediumLarge
Mendapatkan InvoiceYaYaYa
Mendapatkan Video AlibiTidakYaYa
Mendapatkan Surat Perjanjian bermateraiTidakYaYa
Harus mengirimkan kembali surat perjanjianTidakTidakYa
Biaya Administrasi17.000 IDR70.000 IDR180.000 IDR
Mengeluarkan biaya sendiri untuk pengiriman balik surat perjanjian Rekap ke-2TidakTidakYa