Saya Menolak Memaka...
 
Notifications
Clear all

Saya Menolak Memakai BUMN dan lebih memilih swasta seperti stasashi  

   RSS

0

Karena kemarin dapat notif untuk menggunakan fitur baru forum ini buat tempat curhat, hehhee, jadi saya coba nih

Berhubung juga sudah balik modal, dan tinggal nunggu penghasilan di bulan- bulan selanjutnya, maka sudah gak ragu lagi ku untuk ngasih nilai buat stasashi ini.

Sebelum pakai stasashi ini, saya berinvestasi di salah satu asuransi milik BUMN. Saya pikir, bakalan aman. BUMN gitu loh. Milik negara. Duit nya banyak. Masa rugi sih. Pikir saya dulu begitu. Ternyata setelah bayar premi selama 20 tahun, ternyata oh ternyata, asuransi yang saya pakai dinyatakan bankrut. Ingin saya berteriak kasar !!!.

Saya dan semua orang tahu, bangkrut nya bukan karena apa atau apa, tapi karena para pejabat nya korup. Edan banget !!. dari kejadian itu, sudah gak mau lagi saya untuk bersinggungan lagi ama yang berbau BUMN.

Pertama kali mendengar STASASHI, saya biasa- biasa saja. Setelah membaca cerita di salah satu blog mereka, ketika hampir bangkrut karena pengkhianatan dari orang dalam, dan melihat upaya mereka bangkit kembali, maka saya saat itu juga langsung mengambil keputusan dengan mantab, untuk berinvestasi disini.

Pertama invest 5 juta. Karena nilai terkecil nya segitu. Setelah dua bulan berjalan, dan melihat laporan performa bisnis yang sangat rapi, saya tambah lagi investasi sebesar 15 juta. Padahal, ketika itu, saya belum mendapatkan profit.

Jadi, kesimpulan saya bagi para pembaca tulisan saya ini, jangan lah kalian melihat sesuatu berdasarkan bentuk instasi/ perusahaan yang besar, ataupun nama nya yang terkenal. Lihat dalam nya. bagaimana mereka mengelola layanan mereka tersebut.

 

Sekian dari saya

Wibisono- Jakut

2 Answers
0

Dari kalimat “Saya dan semua orang tahu, bangkrut nya bukan karena apa atau apa, tapi karena para pejabat nya korup”, saya tebak bapak anggota komunitas Nasabah Korban ********** 1912 ya??. Dan asuransi yang bapak maksud adalah BP. Maaf bila salah. Soal nya kalimat nya mirip dengan yang saya pernah lihat

@mirzafar
Benar sekali mas. Hahaha. Sampean nasabah Korban BP juga ya?.

Wah, terkaan saya benar. Haha. Iya, korban juga. Lanjut PM saya pak untuk ngobrol via WhatsApp bila mau. skrng kepercayaan saya juga menjadi menurun pada instasi negeri karena kasus tersebut.

@mirzafar
OK. DM dr profil ya

0

keinget video nya Mardigu WP. Yang terpenting adalah siapa pimpinan puncak dari organisasi/ instasi/ perusahaan tersebut. Karena dia yang menjadi penentu seperti apa perusahaan tersebut nanti nya. ulasan yang bagus pak.

Share: